Anto berlari menyelusuri jalan-jalan pintas di sebuah permukiman kumuh yang terletak di utara kota Jakarta. Walaupun napasnya terengah-engah dan keringat bercucuran di hampir seluruh tubuhnya karena sinar matahari yang sangat tidak bersahabat pada siang itu, tetapi raut wajahnya menampakan kegembiraan yang sangat berarti. Di tangan kanannya ia menggenggam sebuah amplop putih berukuran sedang. Tidak lama kemudian ia berhenti di depan rumah yang sangat sederhana semi permanen dan sebagian dindingnya terbuat dari triplek. Anto lalu mengatur napasnya, sambil mengucapkan salam ia pun masuk dalam.
“Anto… Lulus Mak… Teriak Anto sambil memeluk Emaknya dari belakang yang sedang menyeterika baju”.
“Alhamdulilah… Selamat yaa… nak jawab Emak dengan matanya yang berbinar-binar”.
“Anto mau nerusin sekolah Mak, lihat Anto jadi lulusan terbaik di sekolah kata Anto sambil memperlihatkan selembar kertas yang ia buka dari dalam amplop”.
Tiba-tiba tatapan mata yang tadinya berbinar-binar itu menjadi redup. Sekarang yang tampak hanya raut wajah sedih, dan dengan tatapan kosong Emak memandang Anak sulungnya.
“Emak enggak punya uang untuk membiayai kamu sekolah lagi nak… Jawab Emak le
... baca selengkapnya di Berkat Lori Aku Bisa Sekolah Lagi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Seorang Sufi tidak mesti bepakaian lusuh,compang camping dan serba mununjukan kefakiran,bukan pula orang yang selalu mengenakan sorban dan gamis,dan tidak mesti orang yang bisa terbang di udara dan bisa berjalan di atas air.Pernah dikatakan kepada Abu Yazid al-Bisthami: Si Fulan bisa berjalan ke Mekah hanya dalam waktu semalam.Maka Abu Yazid menjawab,"Syetan malah bisa berjalan dari timur ke barat dalam waktu sekejap,namun ia tetap dalam laknat (murka)Allah".
Kamis, 04 Agustus 2016
Berkat Lori Aku Bisa Sekolah Lagi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
trimakasi atas kunjungan nya
mudah mudahan taufik dan hidayah allah selalu menyertai kita