Syekh Abu Nashr as-Sarraj -- rahimahullah -- berkata:Tak ada perselisihan di kalangan para imam,bahwa ALLAH SWT.telah menyebutkan dalam Kitab suci-Nya tentang orang-orang jujur,baik laki-laki maupun perempuan (ash-Shadiqin dan ash-Shadiqat), orang-orang yang merendah dihadapan Allah swt.(Al-Qanitin dan al-Qanitat), orang-orang yang khusyu' (al-Khasyi'in), orang-orang yang sangat yakin (al-Muqinin) ,orang-orang yang ikhlas (al-Mukhlishin), orang-orang yang berbuat baik (al-Muhsinin),orang-orang yang takut akan siksa Allah (al-Kha'ifin),orang-orang yang berharap rahmat Allah (ar-Rajin) ,orang-orang yang takut (al-Wajilin) ,orang-orang yang tekun beribadah (al-'Abidin) ,para pengembara (as-Saihin) ,orang-orang yang tawadhu' (al-Mukhbitin),para kekasih Allah (al-Auliya'), orang-orang yang bertawakal (al-Muttaqin),orang-orang pilihan (al-Mushthafin dan al-Mujtabin),orang-orang baik (al-Abrar) dan orang-orang yang dekat dengan ALLAH SWT.(al-Muqarabin).
ALLAH SWT.telah menyebutkan tentang orang-orang yang sanggup "menyaksikan" (musyahadah,sebagaimana Dia firmankan dalam al-Qur'an:
"...atau orang yang menggunakan pendengarannya,sedang dia menyaksikannya".(Qs. Qaf: 37).
Sementara itu Allah juga menyebutkan orang-orang yang thuma'ninah (tenang-damai):
"Ingatlah! hanya dengan Allah hati menjadi tentram."(Qs.Fathir: 32).
Rasulullah.saw.bersabda:
"Ada di antara umatku orang-orang yang diajak bicara Tuhan (mukallamin) dan orang-orang yang dibisiki (muhaddatsin). Dan sesungguhnya Umar termasuk salah seorang dari mereka."
Nabi saw. Juga bersabda:
"Sedikit sekali orang dengan rambut kusut dan tak rapi,penuh debu dan hanya memiliki dua pakaian lusuh (compang-camping),jika bersumpah atas Nama Allah,maka Allah akan menyambutnya dengan baik,dan al-Barra' bin Malik termasuk salah seorang dari mereka." (H.r. Muslim dan Tirmidzi dari Anas bin Malik r.a.).
Rasulullah.saw.juga bersabda kepada Wabishah:
"Mintalah fatwa pada hatimu,meskipun banyak orang memberimu fatwa." (Hr.Bukhari-Muslim, Ahmad, ad-Darimi dan ath-Tharani).
Sementara itu beliau tidak pernah mengatakan hal itu kecuali kepada Wabishah.
Rasulullah.saw.bersabda:
"Seseorang akan masuk surga karena syafaat salah seorang dari umatku, seperti Rabi'ah dan Mudhar.Orang tersebut adalah Uwais al-Qarni."(Hr. Ahmad)
Dalam sabdanya yang lain disebutkan,
"Sesungguhnya diantara umatku terdapat orang yang jika membaca (al-Qur'an ) engkau melihatnya,bahwa ia benar-benar takut kepada Allah.Dan Thalq bin Hubaib termasuk salah seorang dari mereka."
Dan sabda Rasulullah.saw. Pula:
"Tujuhpuluh ribu dari umatku akan masuk surga tanpa hisab.Lalu Rasulullah.saw.ditanya,'Siapa wahai Rasulullah.saw.?Rasulullah.saw.menjawab,'Mereka adalah orang-orang yang tidak berbekam,tidak memakai mantera-mantra dan hanya kepada Tuhannya mereka bertawakal." (Hr. Bukhari-Muslim)
Sementara Hadis Atsar yang semisal sangatlah banyak.
Dan tak perlu diperdebatkan,bahwa mereka adalah umat Muhammad saw.Sebab jika mereka tidak termasuk dalam umat Muhammad ,dan mustahil kemungkinan adanya di setiap zaman,tentu Allah tidak akan menyebutkannya dalam al-Qur'an dan Rasulullah.saw.tidak akan menerangkannya dalam Hadis-hadis beliau.
Ketika kita perhatikan bahwa kita, "iman" adalah mencakup seluruh orang mukmin. Kemudian diantara mereka memiliki nama dan ciri khusus,sehingga dengan demikian menunjukan adanya kekhususan mereka dari orang-orang mukmin secara umum.
Sementara itu,tidak seorang pun dari para imam yang memperselisihkan,bahwa para nabi a.s lebih tinggi derajatnya dari mereka,dan memiliki kedudukan yang lebih dekat dengan Allah,meskipun mereka adalah manusia sebagaimana lazimnya manusia lain yang perlu makan dan minum.
Kekhususan ini terjadi pada para Nabi dan orang-orang yang saya sebutkan,karena adanya suatu rahasia antara mereka dengan Dzat Yang mereka sembah (al-Ma'bud), dan karena kelebihan mereka dalam masalah keimanan dan keyakinannya,terhadap apa yang ALLAH SWT.serukan.Hanya saja para nabi memiliki kekhususan yang tidak dimiliki oleh mereka (kaum sufi) dengan adanya wahyu,risalah (keresulan) dan tanda-tanda kenabian.Dimana tidak seorangpun bisa menandinginya dalam hal itu._Dan hanya ALLAH SWT. Yang Mahatahu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
trimakasi atas kunjungan nya
mudah mudahan taufik dan hidayah allah selalu menyertai kita